Advokat Bahtera Gurning Berikan Edukasi Hukum, Pada karyawan dan Manajemen PT Gunung Salak.

Bogor,kabarpokja.com

Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang semakin memprihatinkan.
Advokasi Bahtera Gurning datang dengan memberikan semangat edukasi hukum hubungan industrial manajemen di PT Gunung Salak Sukabumi agar tetap bertahan.
Menurut Bahtera Gurning yang mendirikan Rumah Hukum di PWI Kabupaten Bogor, “Meski sudah masuk pertengahan bulan Februari di tahun 2021 Virus Corona nampaknya masih menghantui semua pihak dan itu Berdampak pada semua sektor termasuk, sektor usaha atau bisnis bergerak sangat lambat bahkan cenderung stagnan ” papar Kamis (18/2/2021).

Menurutnya, sudah barang tentu berdampak pada masyarakat seperti, di rumahkan, kehilangan pekerjaan. Bahkan sulit mencari pekerjaan saat pandemi yang belum berakhir ini.

“Jadi perlu perhatian, kesadaran serta pemahaman yang baik untuk saling menjaga keharmonisan antara karyawan dan manjemen di dalam suatu perusahaan sehingga terjaga eksistensi perusahaan khususnya dalam situasi pandemi covid19, ” papar Bahtera Gurning yang juga pengurus Bidang Hukum DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sukabumi itu.
Maka itu pihaknya berharap peran kepedulian semua lapisan masyarakat saat pandemi Covid19, agar semua pihak baik karyawan maupun perusahaan sadar betapa pentingnya untuk saling menjaga dan memahami terlebih dalam situasi sulit sekarang ini.

Sebagai praktisi Hukum HRD Asosiate Kabupaten Sukabumi, Kordinator Bidang Hubungan Industri Peradi DPC Kota Bogor, dan Tim Advokasi Persatuan Wartawan Indonesia Kab Bogor Gurning menyampaikan beberapa pemikirannya, atau edukasi tentang hukum dan tenaga kerja. Khusus pada saat pandemi Covid19 ini baik manajemen perusahaan maupun karyawan harus sama sama saling jaga perusahaannya agar tetap berjalan dengan baik.

Ia menggambarkan, saat salah satu bukti rasa saling memiliki yaitu dapat ditunjukan dengan bekerja dengan baik. Walau tidak menutup kemungkinan suatu timbul problem bisa jadi muncul didalam tempat kerja, namun cara mengatasinya sebenarnya dikembalikan dengan komunikasi yang baik dan ikuti aturan undang undang yang berlaku.

Advokat bahtera dalam dalam memberikan pemahamam hukum di PT Gunung Salak Sukabumi mengapresiasi banyak perusahaan yang sama sama sedang berjuang mempertahankan usahanya dan menaati protokol kesehatan.

Karena itu, dia tegaskan, perlunya pemahaman hukum yang baik menjadi pedoman bersama dalam menyelesaikan masalah didalam perusahaan. Misalnya jika ada permasalahan ditempuh mekanisme perundingan bipartit, tripartit hingga penyelesaian masalah di pengadilan.

Di samping itu, mengingatkan, agar hubungan industrial, terutama saat pandemi baiknya menghindari hal-hal yang bisa merugikan bersama. Jika timbul masalah perlu dianalisa masalah, dikaji dan dicari akar permasalahan. Mengapa bisa terjadi ? Sambil mencarikan solusi yang tepat. Agar tidak ingin perusahaan tetap eksis alias tidak tutup. Hindari masalah yang menyebabkan perusahaan tutup menimbulkan pengangguran baru.

“Mari kita harus jaga bersama sama supaya perusahaan tidak tutup terutama perusahaan yang banyak menyerap tenaga kerja, ” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Advokat Bahtera juga mengapresiasi rekan rekan pangusaha, pengurus Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) , HRD associate khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi selalu bersinergi dan berjuang mempertahankan tempat kerjanya yang terutama banyak pabrik padat karya diwilayah bertahan produksi. ( dauri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *