ASN Yang Memasuki Masa Purnabhakti, Harus Di Sikapi Secara Proporsional Dan Dinikmati

Bogor, kabarpokja.com

Skitar 926 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bogor mengikuti pembekalan, bagi ASN yang memasuki batas usia pensiun pada tahun 2021 dan Januari 2022, pembekalan tersebut mulai dari Senin, 16 s/d 20 November 2020, setiap harinya diikuti 200 orang dan di bagi dua kelas, acara berlangsung di Hotel Darmawan Park, Bogor.

Bupati Ade Yasin dalam acara pembukaan pelatihan mengatakan, masa purnabhakti merupakan sebuah proses dari konsekuensi pertambahan usia, untuk itu harus disikapi secara proporsional dan dinikmati sebagai proses penyeimbang antara usia dengan beban tugas.

“Di masa pensiun nanti, pasti ada perubahan rutinitas kesibukan namun juga dapat menjadi kegembiraan untuk lepas dari rutinitas beban kerja, sehingga dapat lebih fokus dalam beribadah, silaturahim dengan keluarga dan kembali menjalani hobi yang semasa bekerja tidak sempat dilakukan,”kata Bupati Ade Yasin.

Ade Yasin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor secara rutin memberikan pembekalan untuk menyiapkan para ASN yang akan memasuki masa pensiun agar bisa tetap aktif dan produktif di masa pensiun, di setiap pembekalan selain memberikan informasi tentang ketaspenan juga dikenalkan pada berbagai kegiatan seperti usaha tani atau budidaya tanaman, peternakan dan perikanan serta penumbuhan jiwa wirausaha, juga informasi tentang manajemen resiko keuangan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para ASN untuk bersikap positif dan lebih siap menyongsong masa pensiun dengan lebih produktif dan percaya diri,”harap Bupati.

Bupati juga meminta, kepada para ASN Kabupaten Bogor yang akan memasuki masa pensiun agar tetap menjaga semangat dan komitmen serta menyikapi dengan penuh syukur dan tetap bekerja dengan keras, cerdas dan menunjukan kinerja yang baik dan menyongsong masa pensiun dengan bahagia.

Di kesempatan yang sama, Kepala BKPP Kabupaten Bogor, Zulkifli mengatakan, dari berbagai aspek yang mengalami perubahan, di bidang ekonomi, sektor pangan merupakan sektor yang paling stabil.

Lanjut Zulkifli, masa Covid-19. Adapun maksud dilaksanakan pemberian pembekalan pensiun adalah untuk memberikan inspirasi dan semangat agar para pegawai yang akan memasuki batas usia pensiun dapat tetap sehat, mandiri dan produktif dimasa pensiun dengan menjaga ketahanan pangan.

“tentang ketaspenan, budidaya tanaman dengan hidroponik, serba-serbi tanaman organik, pemasaran hasil budidaya dengan business development dan kerjasama dengan bank untuk bantuan rintisan dan pengembangan usaha budidaya tersebut,”kata Zulkifli. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *