Bupati Bogor dan Menko Marves RI Rakor Evaluasi Jawa Bali Secara Virtual.

Bogor,kabarpokja.com

Bupati Bogor, Ade Yasin dan unsur Pemerintah Kabupaten Bogor mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM Jawa Bali bersama Menteri Koordinator Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan secara virtual di Aula Pendopo Bupati Bogor, Rabu (29/9).

Rakor evaluasi PPKM tersebut rutin dilaksanakan setiap pekan oleh Menko Marves RI untuk melaporkan perkembangan kasus dan level kabupaten/kota di wilayah Jawa Bali

Secara virtual Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan situasi pandemi Covid-19 masih terus menunjukkan trend perbaikan, jumlah kasus konfirmasi harian nasional dan Jawa Bali lebih rendah dibandingkan dengan negara tetangga.

“Jumlah kasus aktif nasional dan Jawa Bali berada pada posisi yang sama dengan tahun lalu sehingga RS dalam kondisi yang baik, ” ucap Luhut.

Pencapaian tersebut diikuti juga dengan testing dan tracing yang juga menunjukan trend yang meningkat, namun penguatan harus terus dilakukan untuk mengantisipasi gelombang kasus baru. Luhut menegaskan untuk Provinsi Bali dan DIY perlu adanya peningkatan tracing. Provinsi DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten juga perlu meningkatkan tracing hingga seperti Jawa Timur.

“Terdapat 3 kota yang diperkirakan dapat turun dari level 3 ke 2, dan 1 kota yang mampu turun ke level 1 karena mampu mencapai target vaksinasi. Namun terdapat 34 kabupaten/kota yang berpotensi diturunkan ke level 3 jika tidak mampu mencapai target vaksinasi hingga 4 Oktober, 34 kab/kota ini perlu mengakselerasi vaksinasi,” jelas Luhut

Sementara itu penurunan level wilayah aglomerasi tertahan karena cakupan vaksinasi beberapa kabupaten/kota yang masih belum memenuhi target.

“Sehingga perhatian khusus juga harus diberikan pada kab/kota tersebut agar dapat mencapai target vaksinasi seluruh wilayah aglomerasi pada akhir November 2021,” katanya.

Beliau menjelaskan terkendalinya situasi Covid 19 mendorong pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat terutama aktivitas pariwisata.

“Oleh karena itu, saya meminta Kemenparekraf, Kemenkes, Gubernur, Bupati, Walikota, TNI dan Polri untuk memastikan Protokol Kesehatan berjalan dengan ketat di tempat wisata dengan menggunakan Peduli Lindungi,” tandasnya. (dauri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *