Dorong Wartawati , Wakasek SMAN I Rumpin, Dilaporkan Ke Polisi

Bogor, kabarpokja.com

Kasus pelecehan bahkan penganiaan mulai bermunculan di kabupaten Bogor, belum lama telah terjadi pemukulan terhadap wartawan publikasi nasional di wilayah gunung putri Kabupaten Bogor, dan hanya berbeda jam kejadian kembali menimpa AP seorang wartawan yang menjadi sasaran bogem mentah orang tak di kenal di pelataran M.One Hotel jalan raya Jakarta Bogor Cimandala Sukaraja Bogor, selang sehari dari kejadian AP, tepatnya Senin 21 Pebruari 2022 sekitar jam 13:49 siang, pelecehan kembali terjadi, kali menimpa seorang wartawati ( RW.H 43), kali ini kasus pelecehan terhadap profesi dan harga diri seorang wanita .

Berdasarkan keterangan yang disampaikan sebagaimana juga disampaikan dalam Laporan Polisi ( L/P ) pada Rabu 23 Februari dengan No : Pol STBL/B/382/II/ 2022/JBR/RES-BGR , saat itu Senin sektar jam 13:49 ketika korban bersama dengan rekan kerjanya hendak menanyakan terkait p pembangunan Ruang Kelas Baru ( RKB ) kepada terlapor, korban mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan,terkait pekerjaan korban sebagai wartawan serta korban di usir didorong oleh terlapor.

Berdasar pengakuan korban, pihak Kantor Cabang Dinas ( KCD ) Pendidikan Propinsi Jawa Barat awalnya meminta pihak Korban untuk melakukan Mediasi namun setelah niat baik tersebut di ikuti korban, pihak KCD pendidikan Wilayah Bogor , malah enggan dan terkesan berkelit untuk di temui , sehingga pihak korban kecewa dan akhirnya melaporkan terduga Kepada pihak kepolisian Resor Kabupaten Bogor.

Berbeda dengan korban, Humas Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanuar saat di hubungi kabarpokja.com Kamis sore mengatakan , awalnya si korban RW.H bersama rekan rekannya datang pada hari selasa 22/2/22 , karena kebetulan saat itu dikantor KCD ada acara peresmian kantor KCD Baru , pihaknya berpikir para wartawan akan meliput kegiatan tersebut ,namun ternyata mau menanyakan hal tersebut, karena pihaknya merasa belum mengetahui asal muasal.perkaranya sehingga terjadi demiakian maka pihaknya akan menanyakan terlebih dahulu dan akan melakukan mediasi ,namun karena pihak korban minta buru buru sementara ,pihak KCD baru bisa hari Kamis , sehingga pihak.korban melaporkan ke.pihak polres Bogor, dan karena itu sudah dilaporkan ke pihak polisi maka kamipun tidak bisa ikut ikutan ,itu urusan si korban dengan pihak kepolisian ujar Yanuar

Ditempat terpisah Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bogor Em Liswandi meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus tersebut sesuai dengan undang undang yang berlaku ,pungkasnya .( Kb-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.