Forkopimda Kabupaten Bogor Tindak Tegas Terhadap Dua Prusahaan Yang Melanggar PPKM Darurat

Bogor, kabarpokja.com

Upaya penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) di massa Pemberlakuan PPKM Darurat terus dilakukan oleh satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Jum’at (09/07/2021).

Forkopimda Kabupaten Bogor yang di Pimpin oleh  Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K S.H., beserta  Dandim 0621, Letkol Infanteri Sukur Hermanto, Setda Kabupaten Bogor H. Burhanuddin, Kajari Munaji S.H., MH., Ketua PN Negeri Cibinong Irfanudin S.H.,MH., Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Muad Khalim, Kasat  Pol PP Imam W., Kakesbang Pol Bambang Haikal dan Tim Penindak Prokes Kabupaten Bogor lakukan sidak ke dua perusahaan di Kabupaten Bogor.

Hasil sidak yang di lakukan oleh Tim Satuan tugas Penangan Covid19 Kabupaten tersebut terdapat dua perusahaan yaitu, PT.    Sungbo  Desa Dayeuh yang berada di wilayah Kecamatan Cileungsi dan PT. Simone Cicadas Kecamatan Gunung Putri di dapati telah melanggar aturan PPKM Darurat Jawa – Bali.

Tim Satgas Covid19 Kabupaten Bogor mendapati pelanggaran karena kedua perusahaan tersebut memperkerjakan lebih dari 50 persen dari kapasitas perusahaan dan tidak menjalankan Prokes PPKM Darurat.

Pelanggaran PPKM Darurat yang di lakukan, dua perusahaan tersebut di kenakan tindak pidana ringan sesuai dengan Perda 5 Tahun 2021, tentang perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat No.13 tahun 2018 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H mengungkapkan berdasarkan  sidak dan pengecekan yang telah kita lakukan terhadap PT Sungbo dan PT Simon ini telah mempekerjakan karyawan di atas batas maksimal, seharusnya  hanya diperbolehkan sebesar 50 % bagi sektor perusahaan esensial.

Dimana hal tersebut telah melanggar keputusan Mendagri  No. 18 tahun 2021 tentang PPKM Darurat dan Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/ 355/Kpts/Per UU/2021.

“Dengan ini kita pun akan kenakan sangsi bagi kedua perusahaan yang telah terbukti melanggar diancam dengan kurungan maksimal 3 bulan atau denda minimal 5 juta dan maksimal sebesar 50 Juta rupiah. dan  akan mengikuti sidang tipiring  yang nantinya akan di gelar pada Senin 12 Juli 2021 mendatang,”Ujar Kapolres Bogor Harun.    (eml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *