Gandeng Ormas , Karang Taruna RW 03 Kembali Ontrok Proyek Pembangunan Sophie

Bogor, Kabarpokja.com

Karang Taruna Kp Mandalasari rw 03 Desa Cimandala kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor kembali Unjukraja di depan gerbang Proyek Raksasa PT Pulau Intan yang berlokasi dijalan raya Jakarta Bogor KM 50 senin 11/10/2021.

Unjukrasa kali ini Karang menggandeng beberapa ormas dan berjumlah ratusan orang  tersebut terkait sikap Pemilik Proyek atau Sophie yang tidak memperhatikan lingkungan sekitar khususnya warga Kp mandalasari .” ya kita akan hari ini kemabli melakukan kasi damai karena hingga kjini pihak proyek maupun pemilik tidak juga mengindakan apa yang pernah di sampaiakan karang taruna saat unjukrasa pertama “ ujar penanggung jawab Atis kepada wartawan .

Lebih lanjut unjukrasa kali ini, para demonstran menyampaikan beberapa hal seperti menuntut adanya izin dari lingkungan yang terkena dampak langsung dari pembangunan PT Pulau Intan, pihaknya juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi dugaan pemalsuan izin warga untuk IMB dan harus di usut tuntas, selain itu warga juga memita agar masyarakat sekitar diikut sertakan dalam pembangunan tersebut sebagai pekerja, bakan warga merasa pekerjaan proyek yang full 24 juam tersebut sangat berdampak dengan masyarakat setempat, karena itu warga berharap agar pihak proyek atau pemilik agar secepatnya melakukan kerjasama dan membangun kemitraan dengan masyarakat sekitar, terlebih masyarakat yang terdampat .

Kami telah mengirimkan surat kepada pihak tyang terkait seperti Kapolres Bogor dan tembusan kepada Bupati, DPRD, Kejaksaaan , DPKPP, Pol PP dan lain lainnya, dengan harapan apayang kami sampaikan ini agar secepatnya di respon oleh pihak PT Pulau Intan jelas Atis.

Hasil pantawan dilapangan hingga berita ini diturunkan belum terjadi kesepakatan atau titik temu antara kedua belah pihak, Nampak dilokasi personil dari polsek sukaraja dan polres bogor melakukan patrol dan penjagaan di sekitar lokasi.

Saat yang bersamaan ketua RW 03 Rudi Japar saat di hubungi via telpon selulernya mengatakan pihaknya sepakat dengan warga ,” kami tetap akan melakukan aksi ini jika pihak PT Pulau Intan tak kunjung memberikan jawaban yang Jelas

Hal senada juga di sampaikan salah satu Takoh masyarakat Burhani menurutnya ini adalah perjuangan kita akan lakukan ini hingga ada kesepakatan antara kedua belah pihak, meski dia tetap menyarakan kepada seluruh Dementran untuk tetap melaksanakan aturan atauran seperti prokes dan tidak anarkis  ucapnya

Terkait perizinan salah satu staf BPMPT.SP kabupaten mengatakan pihaknya belum tau persis ,atas nama siapa yang mengajukan perijinan , sebab bisa jadi sophie itu produk dan pemilik gedungnya ,tapi atas nama PT apa itu harus jelas ujar staf tersebut, namun menurutnya jika pengajuan atas nama PT Pulau Intan saya juga belum pernah dengar,” nanti aja pak ( wartawan-red) datang lagi sebab  Bapak Kepala ga ada di Kantor tambah staf tersebut .

Sementara ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto  saat dihubungi melalui WhatsApp nya, belum bisa terhubung . ( kb-1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *