LP-KPK Komcab Kab Bogor Hadiri Rakernas Di Pekalongan

 

PEKALONGAN kabarpokja.com

Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke III yang diselenggaran di Hotel Indonesia Jl. Gajah Mada No. 27/31 Kramat Sari, Pekalongan, Jawa Tengah 25-27 November 2020.

Rapat kerja nasional yang ke III, LP-KPK Komcab Kabupaten Batang bertindak selaku tuan rumah .

Acara yang dihadiri
seluruh pengurus LP-KPK, mulai dari Ketua dan pengurus Komisi Daerah (Komda) serta Ketua dan pengurus Komisi Cabang (Komcab) LP-KPK di seluruh Indonesia termasuk Komando Cabang Kabupaten Bogor Syafarudin.

Ketua Umum LP-KPK, Amirul S Piola, S.H., yang juga inisiator sekaligus pendiri LP-KPK dalam sambutannya menceritakan asal muasal dan sejarah berdirinya LP-KPK .

Menurut Amirul pihaknya mendiri lembaga ini tengah hingar bingar dan kekisruhan antara satu lembaga dengan lembaga yang lain.

awal mula LP-KPK didirikan di Kabupaten Bekasi, di mana pendiriannya di tengah hingar bingar dan kekisruhan antara satu lembaga dengan lembaga yang lain,” ucap Amirul S Piola.

Ia juga mengatakan, untuk jadi anggota LP-KPK harus memiliki wawasan tinggi dan paham aturan hukum.

Sehingga dapat menjalankan tugas sesuai tupoksi sebagai bagian dari ‘Social Control’, dan bersinergi dengan semua pihak,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Rakernas III, Suyono, S.E., S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta yang hadir di Rakernas berjumlah ratusan mewakili pengurus dan anggota dari seluruh Indonesia, yang mana pelaksanaan Rakernas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang dianjurkan pemerintah.

Syafarudin selaku Ketua LP-KPK Komcab Kabupaten Bogor yang hadir di acara tersebut dalam pesan via Whatsappnya menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) LP-KPK

Menurutnya, Rakernas diselenggarakan sebagai wadah pembinaan dan pelatihan tingkat dasar (piltidas) dan pelatihan tingkat khusus (piltisus) bagi semua pengurus daerah maupun cabang.

“Semoga semua ilmu atau pengalaman yang didapat saat piltidas dan piltisus ini dapat dikembangkan pada wilayah asal atau komcab dan komda masing-masing,” harapnya

Acara yang berlangsung sederhana dan tetap mengikuti protokol kesehatan tersebut juga berbagai penghargaan kepada 20 pengurus Komda dan Komcab terbaik, di antaranya Komda Jawa Timur. ( Dauri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *