Perbaikan Jempatan Kebon Kelapa Terbengkalai, Kades Cimandala Aditya Agung Diningrat:Diminta Warga Sekitar Agar Bisa Bekerja Sama

Kabarpokja.com

Perbaikan Jembatan  kebon kelapa penghubung antara Rt 05 dengan Rt 06, Desa Cimandala  Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, sudah berjalan skitar dua bulan trakhir tidak bisa di lewati oleh kendaraan roda 4 karena rusak.

Kades Cimandala Aditya Agung Diningrat, ketika di temui kabarpokja.com di ruang kerjanya Senin (24/5/2021) mengatakan bahwa pihak Desa meminta agar warga sekitar bisa bekerja sama untuk melanjutkan pembangunan jembatan nanti.

Lanjut Kades Cimandala, bahwa anggaran dananya akan diambil dari bantuan donatur yang berasal dari gudang Shopee yang tersisa Rp.10 juta lagi,”.Pihak Shopee awalnya membantu untuk perbaikan jembatan kebon kelapa Rp.20 juta, Sisanya ada Rp.10 juta lagi masih disimpan akan dipergunakan untuk melanjutkan perbaikan jembatan Kebon Kelapa tersebut,”.Ujar Kades Cimandala.

Kaur perencanaan Desa Cimandala Omang yang mendampingi Kades Cimandala menyatakan, tehnis perbaikan jembatan kedepan nanti agar membuat pondasi terlebih dahulu sebagai penahan agar timbunan yang di sekitar jembatan menjadi kokoh, dan timbunan nanti akan memakai batu dicampur dengan cor adukan semen,”.Pihak Desa sangat memperhatikan terhadap kondisi jembatan yang rusak tersebut, diharapkan agar pihak Rt 05 dan Rt 06 bisa membantu menggerakan warganya ikut gotong royong,”.Harap Omang.

Sementara menurut sumber BN yang enggan disebut jati dirinya bahwa belum lama ini jembatan tersebut di perbaiki oleh orang dari Desa, namun hingga saat ini jembatan tersebut tidak bisa dilewati oleh kendaran roda 4 karena diduga dikerjakan oleh orang tidak propesional, padahal jembatan tersebut sangat dibutuh oleh warga masyarakat sekitar sebagai sarana transportasi.

Menurut sumber BN yang lain yang berinisial ST bahwa hasil dari perbaikan jembatan yang di lakukan oleh Desa tidak ada hasil, karena sebagian besar material yang digunakan sudah hayut oleh air yang melintas di jembatan tersebut.

Lanjut ST bahwa awalnya untuk perbaikan jembatan tersebut sudah di survei oleh pihak gudang Shopee, bahkan pihak gudang akan terjun langsung untuk memperbaiki jembatan tersebut dengan biaya Rp.20 juta, namun di tengah perjalanan untuk perbaikan jalan tersebut diambil alih oleh pihak Desa Cimandala yang di anggarkan biayanya hanya Rp.10 juta.  (eml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *