Perhumas Bogor Akan Gelar Seminar, Bahas City Branding In Pandemic Era

Bogor, kabarpokja.com

Badan Pengurus Cabang (BPC-red) Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas-red) Bogor akan menggelar seminar dengan tema “City Branding In Pandemic Era”. Seminar dilaksanakan secara daring Jumat (13/11/2020). Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua BPC Perhumas Bogor, Mey Cresentya Rahail.

“Penutupan tempat wisata akibat pandemi Covid-19 tak hanya di Indonesia tapi juga di dunia telah berdampak pada terpuruknya industri pariwisata. Namun, pelan-pelan dunia pariwisata berupaya bangkit tentunya dengan menerapkan berbagai strategi menyesuaikan protokol kesehatan yang ada”, terang Mey.

Mey menambahkan, kondisi pariwisata saat ini dan ke depan telah menuntut peran pemimpin dan humas yang adaptif, inovatif dan kolaboratif melalui branding daerahnya.

Terutama dalam upaya menggerakkan kembali pariwisata dan penerapan kegiatan wisata di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) .

Lebih lanjut Mey menjelaskan, tujuan seminar ini nantinya bisa menjelaskan mengenai tantangan yang harus dihadapi oleh para humas dan pemimpin Indonesia dalam memulihkan dan menggelorakan kembali pariwisata di Indonesia to melalui city branding.

Memberikan pemahaman mengenai pentingnya posisi dan peran humas dalam mendorong membangun city branding di era AKB yang aman bagi wisatawan.

“Selanjutnya, mendiskusikan kontribusi yang dapat diberikan oleh masing-masing pemimpin dan humas untuk menjalin kerjasama dan inisiatif antar pemangku kepentingan dalam menguatkan city branding pada era adaptasi kebiasaan baru yang aman bagi wisatawan”,ujar Mey.

Seminar tersebut nantinya akan diisi pembicara diantaranya, Bupati Bogor Ade Yasin, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Insfrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Dr .Wawan Gunawan, dan Ketua Umum Perhumas Indonesia Agung Laksamana.

Target peserta seminar adalah Pengurus, Anggota Perhumas dan Perhumas Muda. Mahasiswa dan peminat masalah komunikasi, public relations, dan pemangku kepentingan pariwisata. Praktisi, akademisi, pakar serta konsultan Humas dan pelaku pariwisata. (redaksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *