Polres Bogor Diminta, Ringkus Penganiaya Wartawan .

Bogor, kabarpokja.com

Ketenangan wartawan khususnya yang meliput didaerah Bogor, mulai terusik, satu persatu kasus brutal oleh orang tak dikenal mulai bermunculan, bahkan pada hari yang sama yakni Sabtu 19/2/2022, 2 ( dua ) kasus terjadi di wilayah hukum polres Bogor.

Seperti diketahui pada hari sabtu 19/2 telah terjadi pemukulan oleh sekumpulan orang yang diduga salah satunya adalah mantan ketua RT di di Desa Telajung Udik Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, kejadian saat tiga wartawan dari media Publikasi Nasional , Cakrawala TV, Maman dan Yunus , serta satu rekannya, mereka menjadi korban pemukulan orang yang tak di kenal sat melakukan tugas jurnalistik, saat ini kasus sedang di tangani Polsek Gunung Putri dan belum diketahui tindak lanjutnya.

Masih pada hari yang sama kejadian serupa juga menimpa salah satu wartawan yang juga anggota PWI Kabupaten Bogor AP (44), korban babak belur dihajar pelaku yang diduga lebih dari satu orang sekitar pukul 2.15 Wib. Penganiayaan ini terjadi di halaman parkir M One, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, ketika korban ingin masuk mobil dan mau pulang.

Korban menceritakan, ketika ingin masuk mobil, tiba-tiba datang orang tak dikenal menghampirinya dan langsung melakukan pengeroyokan. Tanpa basa-basi, orang yang tidak dikenalnya itu menyerang dan melayangkan pulukan secara membabi buta.

“Saat itu, saya hendak pulang sehabis bertemu teman-teman di M One. Setibanya di parkiran, saya disamperin pelaku yang lebih dari satu orang. Mereka langsung menyerang saya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (20/2/2022).
Kasus penganiayaan ini sudah dilaporkannya ke Unit Satreskrim Polres Bogor dengan nomor pol : STPL / B / 319 / II / 2022 / JBR / Res BGR. “Saya sudah laporkan ke Polres Bogor. Saya berharap para pelaku segara ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku,”

Ketua PWI Kabupaten Bogor H.Subagio menegaskan pihak berwajib harus sgera meringkus para pelaku pengeroyokan, apapun alasannya hukum harus di tegakkan , negara ini negara Hukum tidak bisa main hakim sendiri. tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh ketua kelompok kerja wartawan kabupaten Bogor Emliswandi pihaknya sangat menyayangkang kejadian yang terjadi terhadap para jurnalis, pihaknya berharap jajaran polres Bogor harus mengungkap kasus ini hingga tuntas (dauri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.