Puncak Peringatan HDI Tahun 2020, Kadinsos Serahkan Bantuan Bupati Bogor

Bogor, kabarpokja.com –

Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor melaksanakan berbagai kegiatan dan pelayanan Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas, dengan tema “Membangun Kembali Kehidupan Yang Lebih Baik, Lebih Inklusif, Lebih Aksesibel dan Berkelanjutan Pasca Pandemi Covid-19”.

Acara puncak peringatan HDI yang dilaksanakan secara sederhana tahun 2020 ini, menghadirkan Keluarga Pendamping Disabilitas dan Pendamping Sosial Penyandang Disabilitas, sekaligus dilakukan penyerahan Bantuan Bupati Bogor secara sembolis bagi para Penyandang Disabilitas.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bogor, DR. Mustakim, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kelebihan ini bukanlah penghambat bagi seseorang untuk berkarya. Ini merupakan anugrah bagi siapapun yang mengalaminya, terutama bagi keluarga.

“Oleh karena itu, saya mohon kepada Bapak Ibu para Pendamping Sosial Penyandang Disabilitas untuk tidak lelah dan bersabar atas ujiannya, serta terus memberikan perhatian dan bimbingannya agar mereka (penyandang disabilitas-red) tumbuh rasa percaya diri dan mampu untuk mengekspresikan dan mengeksplor kemampuan diri dalam keterbatasannya,” ujar DR. Mustakim.

Di samping itu pula, kepada para Pendamping Sosial Penyandang Disabilitas untuk terus dengan keikhlasannya senantiasa memberikan pelayanan dan fasilitasi terbaiknya untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Di kesempatan tersebut, Bupati Bogor melalui Kepala Dinas Sosial menyerahkan secara Simbolis Bantuan Sosial Alat Bantu Disabilitas dan Alat Tulis Sekolah untuk para penyandang Disabilitas.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini sedikit meringankan beban dan memotivasi anak-anak untuk bisa beraktivitas di tengah-tengah lingkungan sosialnya dan giat dalam menggapai cita-citanya, terutama di masa Pandemi ini,” tutur Kadinsos.

Di kesempatan yang sama, Drs. Dian Mulyadiansyah, MM., Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Bogor menambahkan, alat bantu yang disalurkan kepada para penyandang Disabilitas berupa 105 alat bantu Kursi Roda dan 38 alat bantu Dengar.

Selain bantuan tersebut, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah melatih pemulihan ekonomi bagi 40 Penyandang Tuna Netra, sekaligus akan diberikan bantuan Penguatan Modal sebesar Rp. 2,5 Juta per-orang.

“Hal itu dilakukan dalam rangka pemulihan ekonomi Penyandang Tuna Netra yang selama Pandemi ini kehilangan Pekerjaannya dikarenakan mereka tidak boleh melayani pelanggannya (memijat-red),” jelas Dian Mulyadiansyah.

“Dengan bantuan ini, lanjut Dian, diharapkan mereka dapat manfaatkan nya untuk menambah atau mengganti modal kerja mereka, sehingga kelak dapat kembali beraktivitas sebagaimana biasanya, kita doakan saja mudah mudahan masa Pandemi ini cepet berlalu,” harapnya.

Masih kata Pria yang akrab disapa Kang Dian ini, Ia berharap bahwa anggaran untuk pelayanan Rehabilitasi Sosial bagi penyandang Disabilitas terus ditingkatkan, mengingat bantuan yang ada saat ini belum mampu menjangkau kebutuhan sesuai standard pelayanan minimal bagi penyandang Disabilitas yang popolasinya cukup banyak.

Reporter: Lekat Azadi.

Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *