Tahun 2020 Pemkab Bogor Telah Mendirikan 160 Pusat Puskesos

Bogor, kabarpokja.com

Bupati Ade Yasin meresmikan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Graha Pancakarsa pada Dinas Sosial Kabupaten Bogor dalam usaha mempermudah pelayanan kepada masyarakat, bertempat di Halaman Gedung Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bogor, pada Senin (28/12/2020).

Bupati Ade Yasin mengatakan, penanganan masalah kesejahteraan sosial di Kabupaten Bogor selalu menjadi prioritas dan diatur melalui Peraturan Daerah  (Perda) Kabupaten Bogor Nomor 7 tahun 2016 tentang kesejahteraan sosial.

“Sampai dengan tahun 2020 telah didirikan 160 Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos)  di desa dan kelurahan yang tersebar di 40 Kecamatan, tahun 2023 ditargetkan seluruh desa yang ada di Kabupaten Bogor memiliki Puskesos yaitu sebanyak 435 Puskesos,” ujarnya.

Ia juga mengatakan pelayanan birokrasi kesejahteraan sosial panjang sehingga melelahkan dan memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk mengurusnya, maka untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat miskin serta sejalan dengan upaya mencapai misi masyarakat yang berkualitas serta tata kelola  pemerintahan yang baik dalam koridor Karsa Bogor Maju, maka Pemerintah Kabupaten Bogor membangun Sistem Layanan Dan Rujukan Terpadu (SLRT)  “Graha Pancakarsa”  untuk penanggulangan kemiskinan dan perlindungan  sosial masyarakat melalui dana APBD tahun 2020 sebesar 4,13 milyar rupiah.

“SLRT Graha Pancakarsa telah selesai dibangun  dan ini akan menjadi one stop service sebagai pusat informasi dan rujukan pelayanan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, menampung dan menindaklanjuti keluhan warga, sekaligus penyedia data terbaru warga miskin dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sebagai bahan perumusan kebijakan perangkat daerah,” ujar Bupati

Bupati mengatakan, kini dengan adanya SLRT Graha Pancakarsa apapun keluhannya, kemana ditujukan dan skema bantuan yang diurus baik itu bantuan pusat, Banprov, Bantuan Kabupaten/Kota atau bantuan TJSL, warga cukup datang ke Puskesos atau SLRT Graha Pancakarsa untuk mengakses multi layanan sosial tersebut.

“Fasilitator akan menindaklanjuti. Tidak perlu mengurus ke beberapa tempat yang menghabiskan tenaga, waktu dan biaya,” ungkapnya.

Disamping itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa para fasilitator di Graha Pancakarsa dan Puskesos Desa dan Kelurahan akan menjadi komponen yang sangat mempengaruhi mutu pelayanan Graha Pancakarsa untuk itu para petugas agar memahami tugas dan kewajibannnga dan menguasai bentuk dan fitur pelayanan agar Graha Pancakarsa dapat beroperasi secara optimal memberikan pelayanan yang berkualitas.

“Tahun 2021 Pemkab Bogor sudah menanggarkan 6,4 milyar untuk pembangunan 50 Puskesos, Honor 50 SDM Fasilitator dan 100 SDM Puskesos dan operasional sekretariat Graha Pancakarsa, semoga warga yang membutuhkan dapat dilayani dengan semakin baik, mudah dan cepat serta pelayanan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bogor semakin berkualitas,” harapnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *