Undang Ormas dan FKUB Bupati Bogor Jelaskan Perpanjangan PPKM dan Percepatan Vaksinasi

Bogor, kabarpokja.com

Menindaklanjuti keputusan Pemerintah Pusat terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai tanggal 16 Agustus 2021, Bupati Bogor Ade Yasin mengadakan pertemuan dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bogor. Pertemuan yang dilakukan secara virtual ini beragendakan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor

“Alhamdulillah pagi ini kita bisa bersilaturahmi dan tadi malam kita sudah mendengar keputusan dari Pemerintah Pusat tentang perpanjangan PPKM. Karena wilayah aglomerasi, kita harus ikuti PPKM level 4. Semoga perpanjangan PPKM kali ini untuk yang terakhir kalinya, jadi kita tidak lagi menutup berbagai usaha seperti pariwisata dan para pekerja tidak lagi WFH 100 persen,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Selasa (10/8/2021).

Ade menambahkan, perpanjangan PPKM ini bukan untuk menyengsarakan rakyat, tapi ini langkah pemerintah untuk fokus terhadap Kesehatan, tapi pemerintah sedang fokus terhadap kesehatan yang paling utama. Intinya kita sekarang sehat dulu, kedepan kita lakukan perbaikan-perbaikan di semua sektor, termasuk sektor ekonomi. Jadi masyarakat harus paham dulu terkait perpanjangan PPKM ini.

Lebih lanjut, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat penurunan rasio kasus harian penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor selama pemberlakuan PPKM level 4. “Laporan yang saya dapat dari Satgas Covid-19, saat ini kita sudah mengalami penurunan sampai 40 persen, dari sejak Covid pertama, kasus tertinggi ada di bulan Juli 2021 menembus angka 18 ribu kasus atau rata-rata per hari 600 kasus. Berkat kerja keras kita semua pada saat PPKM Level 4, kasus Covid-19 mengalami penurunan. Ini harus terus kita lakukan agar Covid-19 segera berakhir,” sambung Ade.

Terakhir, Ade berharap pertemuan hari ini dengan para Ormas dan Tokoh Agama bisa membantu dalam mengedukasi masyarakat terkait vaksin aman dan halal. “Poin penting pertemuan hari ini yaitu pertama Ormas dan Tokoh Agama untuk membantu mengedukasi masyarakat tentang vaksin yang aman dan halal sebagai bagian dari menjaga diri dan negeri. Kedua, Pemkab Bogor terkendala jumlah vaksinator yang tidak memadai, diharapkan kepada Ormas agar melibatkan organisasinya untuk mempercepat vaksinasi. Dan yang ketiga, Ormas dan Tokoh Agama harus divaksinasi, baik itu vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah atau sekarang ini banyak kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh semua kalangan yang tentunya tetap berkoordinasi dengan kita, itu sangat membantu sekali,” pungkas Ade.
Hadir secara langsung pada pertemuan hari ini, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Kepala Kantor Kesbangpol, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Ketua FKUB Kabupaten Bogor, Perwakilan MUI Kabupaten Bogor dan Perwakilan Dinkes Kabupaten Bogor. (kb-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *